Bercermin dari Mentari
Adakalanya mentari itu
Terasa sejuk dan bersahabat
Bahkan keapikan parasnya
Kadang begitu dirindukan
Kerena sinarnya yang indah
Dan warnanya yang mempesona
Sungguh damai mentari menyapa
Disuasana pagi hari.
Tika senja datang menjelang
Semua terasa berubah
Kesejukan dan keindahan sinarnya
Berubah menjadi panas dan menyilaukan
Terkadang insan ingin menghindar
Dari sengatan sinar tajamnya
Tapi tidak sedikit yang justru menantang
Hingga kulit hangus menghitam
Itulah hitam perjuangan
Jiwa yakin itu demi sebongkah hidup
Sehingga ia menatap tajam mentari
Tanpa berkedip lagi.
Tika suasana senja datang
Tinggal sejengkal mentari tenggelam
Alam terlihat sudah mulai redup
Pertanda kepekatan gelap akan menjemput
Maka hanya do’a dan istighfar
Yang akan mengantar jiwa
Lelap dalam tidur panjang
Dan tak pernah akan tahu
Kapan akan dibangunkan.
========================================
Pengirim : Kotarom Minami
========================================
Popularity: 1% [?]
Perempuan Adalah Mutiara
Perempuan
Adalah satu vigur yang indah
Kerena ia datang penuh keindahan
Segala yang ia sandang
Adalah pemaknaan arti sebuah hidup
Yang mencurahkan rasa sejuk
Dan rasa damai yang mengokohkan
Temali yang terikat erat
Dalam bahtera kehidupan.
Perempuan
Adalah satu mutiara
Yang selalu memancarkan kilauan
Dikala dipandang
Ia begitu menyilaukan
Berdinding kaca bening
Ia meski bersemayam
Agar tidak setiap tangan
Bisa sekenanya menjamahnya
Kerena mutiara itulah
Ia jadi dambaan.
Jangan jadi seorang perempuan
Menjadi sosok yang meracuni
Akan benih benih keImanan
Sehingga kerena tingkah perempuan
Dunia terperosok dalam lembah kenistaan
Kerena perempuan
Dunia bisa luluh lantak
Dalam sekejap.
========================================
Pengirim : Kotarom Minami
========================================
Popularity: 1% [?]
